Ciri Anak Autis

Ciri Anak Autis – Anak-anak berkebutuhan khusus berbeda dari anak-anak biasa dalam hal ciri-ciri mental, kemampuan sensorik, kemampuan komunikasi, tingkah laku sosial ataupun ciri-ciri fisik (special needs). Anak-anak dalam kategori ini misalnya anad dengan masalah pendengaran (tunarungu), penglihatan (tunanetra), masalah dalam pemeblajaran meliputi cacat mental, autisme, cerebral palsy, masalah dalam komunikasi, penuturan dan bahasa, down syndrome, anak hiperaktif atau gangguan konsentrasi (attention defisi disorder), gangguan emosi, diskalkulia, disgrafia, disleksia, serta berbagai ketidakmampuan lainnya.

Ciri Anak Autis

Ciri Anak Autis

AUTISME PADA ANAK

Istilah autisme berasal dari kata autos yang berarti diri sendiri dan isme yang berarti paham. Ini berarti bahwa autisme memiliki makna keadaan yang menyebabkan anak-anak hanya memiliki perhatian terhadap dunianya sendiri. Autisme adalah kategori ketidakmampuan yang ditandai dengan adanya gangguan dalam komunikasi, interaksi sosial, gangguan indriawi, pola bermain dan perilaku emosi.

Ciri Anak Autis mulai terlihat sebelum anak-anak berumur tiga tahun. Keadaan ini akan dialami di sepanjang hidup anak-anak tersebut. Ciri Anak Autis sering menimbulkan kekeliruan bagi pengasuhnya karena mereka kelihatan normla tetapi memperlihatkan tingkah laku dan pola perkembangan yang bebeda. Pemahaman dan tanggapan yang salah terhadap keadaan ini akan menyebabkan hambatan perkemabngan yang serius dalam semua bidang, terutama dalam bidang kemampuan sosial dan komunikasi.

CIRI ANAK AUTIS DAN JENISNYA

Ciri anak autis berdasarkan jenisnya adalah :

  1. Autis di usia anak-anak
    Hal ini terjadi pada usia anak-anak sekitar usia 3 tahun. Gejala autis yang biasanya lebih sering terlihat adalah mereka lebih cenderung teerlambat berbicara, menggunakan bahasa yang tidak biasanya digunakan oleh orang normal, dan tidak bisa berkomunikasi verbal dengan cara yang baik serta lain sebagainya. Ciri anak autis lainnya adalah interaksi sosial, mereka tidak eksresif, tidak menatap mata saat berbicara dengan lawan bicaranya, dan tidak bisa terlibat secara emosional dengan teman seumuran, tidak spontan, dan tidak empati. Selain itu, ciri anak autis dari segi perilaku adalah mereka lebih suka menyendiri, mempunyai rutinitas yang aneh dan juga terjadwal serta berlebihan, mereka akan melakukan gerakan-gerakan yang aneh dan berulang, dan juga mereka akan sangat menyukai bagian benda tertentu dan lain sebagainya.
  2. Gangguan pada perkembangan persasiv YTT (PDD-NOS)
    PDD-NOS mempunyai ciri anak autis di masa kanak-kanak, terutama adalah gangguan yang terjadi dibidang komukasi, cara berinteraksi dan juga perilaku. Namun tetapu gejala seperti ini tidak banyak muncul misalnya seperti pada anak autisme dimasa kanak-kanak. Artinya adalah gejala autis biasanya terjadi lebih ringan sehingga anak-anak masih bisa menatap mata lawan bicaranya, wajahnya lebih ekspresif, dan juga bisa diajak bercanda.
  3. Sindroma Rett
    Sindroma Rett merupakan salah satu gangguan autisme yang terjadi di usia anak-anak dan biasanya lebih sering terjadi pada anak perempuan. Saat lahir, ia normal. Dan sampai pertumbuhan usia 6 bulan, ia masih dalam keadaan normal dan baik-baik saja. Namun lewat usia 6 bulan, si anak mulai cenderung menampakkan ciri anak autis dan terjadinya kemunduran pada perkembangan mereka. Ia tidak bisa berbahasa dengan baik dan menjadi tidak ekspresif. Biasanya mereka juga akan lebih cenderung menarik diri dari sosialisasi sekitarnya.

TERAPI AUTIS

Beberapa jenis terapi autis dibawah ini bisa dilakukan untuk mengatasi masalah anak autis adalah :

  1. Terapi ABA (Applied Behavorial Analysis)
    Terapi autis seperti ini merupakan terapi autis yang paling tua dan biasanya paling sering dilakukan untuk bisa melakukan terapi khusus kepada anak yang mengalami autisme. Sistem yang digunakan dari terapi autis ini adalah dengan memberikan positive reinforcement atau juga memberikan hadiah serta pujian yang sifatnya bisa menambah keyakinan dan juga menambah kepercayaan diri mereka agar mereka bisa menerima semua yang terjadi pada dirinya.
  2. Terapi okupasi
    Semua orang yang biasanya mengalami masalah autis akan mengalami suatu masalah pada keterlambatan dalam hal perkembangan motorik halus mereka. Semua gerakan yang kasar dan juga kaku biasanya seringkali akan mengalami suatu kesulitan saat anak sedang memegang benda. Oleh sebab itulah, teknik okupasi ini merupakan terapi autis yang penting dalam membantu melatih otot pada penderita autis sehingga secara berangsur-angsur bisa kembali dengan normal.
  3. Terapi visual
    Terapi visual ini dilakukan dengan memberikan gambar-gambar yang sangat bermanfaat terutama jika si anak tidak bisa berbicara
  4. Terapi wicara
    Terapi wicara ini dilakukan pada anak yang mengalami masalah saat berbicara dan saat sedang berkomunikasi dengan lawan bicara mereka. Oleh karena itulah, terapi wicara ini akan sangat membantu untuk mereka yang menderita autisme dan untuk mengurai suatu kesulitan yang mereka rasakan saat sedang berinteraksi dengan orang lain.
  5. Konsisten
    Terapi autis membutuhkan waktu yang lama dan juga tidak instan. Orang-orang sekitarnya harus lebih konsisten dan lebih sabar dalam menangani masalah anak autis sehingga akan mendapatkan hasil yang optimal dan juga lebih baik.

Ciri Anak Autis

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Ciri Anak Autis

Ciri Autis Sejak Dini

Ciri Autis Sejak Dini – Perilaku bayi yang menonjolkan meramalkan bisa cukup akurat bahwa perkembangan yang kurang menjadi penyebab gejala autisme. Penelitian menunjukkan bahwa para pengidap autisme mmempunyai anak autistik lagi skeitar 5-10%. Dari seluruh gangguan yang berkembang, kemudian disusul denguan Gangguan Spektrum Autisme. Gangguan tersebut menunjukkan gangguan dalam berkomunkasi, interaksi sosial, dan perilaku.

Ciri Anak Autisme

Ciri Anak Autis

Gangguan ini diagnosa tergantung kemampuan dan pengulangan klinis yang diperiksa oleh instrument yang bisa mengukur autisme yang belum ada  sejak  bayi. Ada beberapa ciri yang menunjukkan timbulnya resiko autisme, seperti :

  1. Pengertian bahasa reseptif maupun ekspresi yang rendah.
  2. Bahasa tubuhnya yang kurang kita pahami.
  3. Interaksi sosial yang kurang.
  4. Tidak berinteraksi bila namanya kita panggil.
  5. Sejak umur satu tahun anak lebih jelas menunjukkan gangguan komunikasi dan berbahasa.
  6. Ekspresi wajah yang kurang hidup sejak mendekati usia 12 bulan.
  7. Tempramen yang passif pada usia 6 bulan yang diikuti dengan iritabilitas yang cukup tinggi.
  8. Tidak mau tersenyum jika diajak bicara.
  9. Melakukan gerakan yang sama dan berulang-ulang kali.
  10. Cepat marah dengan hal-hal yang sepele.
  11. Menghindari kontak mata atau sentuhan fisik.
  12. Mengulang kata-kata yang sama terus menerus.
  13. Lambat dalam berbicara.

Autisme akan mempengaruhi perilaku anak dalam berkomunikasi yaitu :

  1. Kelahiran secara prematur

Maka terjadinya timbul autisme sejak dini karena disebabkan oleh kelahiran yang secara prematur. Dikarenakan bayi yang lahir secara prematur masih belum memiliki organ tubuh yang sempurna. Penyebab autis adalah kecelakaan karena kurang bisa menjadi kesehatan. Sjeka lahir dipastikan ibu selalu melakukan olah raga dan mengkonsumsi makanan yanagb sehat pada janin dan menganjurkan untuk melakukan cekup ke dokter.

  1. Virus dan bakteri

Virus yang menginfeksi pada sang janin karena sang ibu kurang memperhatikan bahaya virus-virus yang bisa merusak perkembangan janin.

  1. Obat-obatan

Sejak hamil yang ibu mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung zat kimia yang menyebabkan anak autis. Pastikan anda tidak minum dan mengkonsumsi obat resep dokter. Seorang yang mengalami autis mengakibatkan kekebalan pada tubuh syaraf dan pencemaran. Terjadi pada buah hati sebaiknya mengetahui ciri autis sejak dini yang terjadi pada anak autis bisa terjadi pada anggota keluarga kalian.

  1. Faktor Genetik atau keturunan

ciri autis sejak dini disebabkan oleh anggota keluarga yang memiliki riwayat autis memiliki resiko yang tinggi yang mengalami anak anda penyebab autis. Jika keluarga mempunyai riwayat ini pastikan ibu selalu memeriksakan kehamilan anda.

Autisme bisa terjadi siapa saja  tanpa mengira warna kulit, status sosial ekonomi maupun pendidikan pada semua orang. Tidak semua individu memliki ASD/GSA dan memiliki IQ yang sangat rendah. Bahkan semua yang terkena penyakit autis mereka mampu mencapai pendidikan ke perguruan tinggi, ada juga yang mereka miliki kemampuan yang sangat luar biasa dalam bidang menggambar, musik, dan matematika.

Anak pengidap penyakit autisme apat dilihat melalui bibir dan mata :

  1. Bibir pada anak autis memiliki bagian bibir yang lebar dan philtrum, daerah hidung dan bibir sedikit lebar.
  2. Daerah hidung dan pipi memiliki jarak yang hampir berdekatan pada bagian tengah wajah. Ciri autis sejak dini umumnya anak yang mengalami autisme pada bagian tengah wajah yang sangat sempit.
  3. Bagian mata pada pengidap autisme terlihat tampak jarak yang lebih besar dari keadaan orang normal.

Dalam otak anak-anak pengidap autisme, beberapa koneksi tidak berkembang seimbang secara normal atau tidak terorganisir seperti seharusnya, para ilmuwan mempelajari bagaimana memahami hal ciri autis sejak dini ini terjadi.

Dan penyebab autis telah diduga tetapi tidak terbuktikan :

  • Sensitivitas vaskin
  • Perubahan saluran pencernaan
  • Melakukan cara diet
  • Keracunan merkuri sangat membahayakan bagi perkembangan autisme
  • Ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan vitamin dan mineral yang benar

Gangguan kualitatif dalam interaksi sosial yang timbal balik adalah  :

Minimal harus ada dua gejala yang terjadi pada pengidap ciri autis sejak dini : tidak mampu untuk menjalani interaksi sosial yang cukup untuk memadai. Kontak mata sangat kurang, gerak-gerik kurang tertuju, ekspresi muka yang kurang hidup.

  • Tiak bisa bermin dengan teman sebayanya, dan sulitnya untuk berempati apa yang dirasakan oleh orang lain.
  • Tidak mampu meengadakan hubungan sosial dan emosional yang terjadinya timbal balik.

Gangguan kualitatif pada pengidap autisme yang terjadi pada timbal balik dalam bidang komunikasi ciri autis sejak dini :

– cara bermain kurang imajinatif, kurang dapat meniru hal kita perintahkan, dan kurang variatif.

–  saat berbicara kurang berkembang dan menjadi terlambat. ciri autis sejak dini tidak berusah untuk berkomunikasi secara non-verbal bila sang anak bicaranya tidak dipakai untuk berkomunikasi.

– selalu menggunakan bahasa aneh dan melakukan kegiatan yang aneh.

Suatu pola yang dipertahankan dan diulang-ulang dalam perilakunya, dan kegiatannya :

  • Seringkali sangat terpukau pada bagian benda-benda.
  • Mempertahankan satu minat dan lebih dengan cara yang sangat khas dan berlebihan.
  • Seringkali melakukan gerakan aneh dan melakukannya berulang-ulang.
  • Terpukau pada kegiatan rutinitas yang tiada gunanya.

Biasanya seblum umur 3 tahun terlihat adanya keterlambatan dan gangguan dalam bidang :

  • Bicara dan berbahasa yang aneh sehingga kita tidak dapat memahaminya.
  • Interaksi sosial yang sangat kurang.
  • ciri anak autis lainnya cara bermain kurang variatif dan monoton.

Ciri Autis Sejak Dini

Posted in Ciri Anak Autis | Leave a comment

Penyebab Anak Autis

Penyebab Anak Autis – Keterbelakangan mental dan pola pikir di kenal dengan autis. Karena ada nya kelainan pada otak sehingga mental dan pemikiran akan terganggu. Autis bisa terjadi dari usia dini, atau anak anak, sehingga anak autis dapat diketahui dari masa kanak kanak. Anak autis menyebabkan cara berpikir dan interaksi terhadap orang lain atau pun lingkungan sosial akan terganggu oleh sebab itu anak autis berbeda dengan anak lain nya. Iq atau tingkat penalaran ana autis sangat rendah, sehingga anak autis tidak bisa bersekolah di tempat umum, karena anak autis harus bersekolah sesuai dengan tingkat nalar nya. anak autis cenderung diam karena tidak bisa mengeluarkan emosi seperti anak lain nya.

ciri anak autis

ciri anak autis

Penyebab Anak Autis

Anak autis bisa terjadi pada saat bayi, namun bisa diketahui nya pada saat usia anak menginjak satu atau dua tahun. dan anak autis bisa terjadi pada saat di kandungan atau pun ketika di lahirkan, karena ada faktor dari luar dan dari dalam tubuh penyebab anak autis. Oleh sebab itu berikut beberapa penyebab anak autis :

  • Obat obatan

Penyebab anak autis salah satu nya bisa terjadi akibat pengaruh obat obatan kimia. Obat obatan akan menimbulkan efek samping kerusakan pada otak atau menghambat pertumbuhan otak sehingga jika di konsumsi oleh anak bayi atau pun ibu hamil tanpa anjuran yang tepat bisa menjadi penyebab anak autis.

  • Kelahiran dini

Penyebab anak autis juga bisa terjadi akibat faktor waktu melahirkan, usia anak di dalam kandungan yang masih muda bisa menjadi penyebab anak autis, karena ketika di lahirkan belum sempurna otak atau pun tubuh yang lain nya, dan juga berat badan yang sangat kecil. Tidak hanya kelahiran dini, penyebab anak autis juga bisa akibat terlalu lama di kandungan.

  • Vaksin

Anak bayi wajib di berikan vaksin untuk anti infeksi atau anti virus, sehingga anak tidak mudah sakit atau menderita penyakit yang di sebabkan oleh virus. Dan salah satu akibat buruk nya tidak melakukan vaksin akan menjadi penyebab anak autis. Namun tidak semua bayi yang tidak melakukan vaksin akan menjadi anak autis, tetapi akan lebih baik di lakukan untuk pencegahan.

  • Genetik

Penyebab anak autis juga bisa dari faktor genetik atau keturunan dari keluarga sehingga anak autis bisa dialami jika ada anggota keluarga salah satu nya autis.

  • Makanan

Makanan bisa menjadi penyebab anak autis juga, biasa nya makanan yang dapat menjadi penyebab autis yang mengandung zat seperti pestisida sehingga tidak baik di konsumsi oleh anak anak atau pun wanita hamil.

Ciri Anak Autis

Anak autis yang terserang autis dari di lahirkan atau pun baru menderita autis maka akan ada ciri anak autis yang bisa di kenali oleh orang tua anak. karena ciri anak autis sangat mudah untuk di ketahui. Ciri anak autis, dari penyebab autis baik dari lingkungan, virus dan hal lain nya juga bisa ketahui. Dan berikut beberapa ciri anak autis :

  • Lambat berkembang

Perkembangan anak autis cenderung lebih lama di bandingkan oleh anak normal lain nya. sehingga ciri anak autis bisa di ketahui pada saat perkembangan berbeda dari anak lain yang berusia sama.

  • Sulit bekomunikasi

Ciri anak autis akan sulit untuk di ajak berkomunikasi dengan baik, karena anak autis jika diajak berinteraksi akan di acuhkan atau tidak memperdulikan orang lain sehingga akan sulit memahami perkataan orang lain.

  • Tidak ada emosi

Anak autis juga tidak memiliki emosi atau tidak mengeluarkan emosi nya, sehingga ciri anak autis akan cenderung datar ketika senang dan juga sedih.

  • Sulit memahami

Ciri anak autis akan sulit paham karena iq yang rendah oleh sebab itu jika ingin memberikan pemahaman pada anak autis harus di lakukan secara berulang ulang.

  • Sensitif

Cahaya, suara dan juga sentuhan yang berlebihan akan membuat anak autis tidak nyaman. Sehingga ketika anak autis berada di tempat tertentu akan sangat sensitif.

  • Tidak perduli dengan lingkungan

Asik dengan dunia nya sendiri merupakan ciri anak autis, sehingga anak autis akan lebih suka bermain sendirian di bandingkan bersama banyak teman.

Cara Mengatasi Anak Autis

Anak autis bisa diatasi agar bia mehami suatu hal dengan baik, cara mengatasi anak autis yang paling pertama di rumah. Mengatasi anak autis di rumah dapat memberikan perhatian lebih dengan memberikan kegiatan yang menarik dan juga edukatif untuk anak autis, dan peran seluruh anggota keluarga sangat di butuhkan. Anak autis juga bisa di sekolah kan di tempat yang khusus, dan pelajaran untuk anak autis pun berbeda dengan yang lain nya. anak autis tidak akan di berikan pelajaran umum, tetapi akan lebih diajarkan kreatifitas dan juga kemampuan tertentu untuk membantu anak autis memiliki perkembangan otak yang lebih baik. selain itu juga terapi autis bisa di lakukan agar anak autis mampu berkomunikasi dan juga berperilaku baik seperti pada anak normal lain nya. anak autis sebaik nya tidak di jauhkan, dan di berikan perhatian yang khusus agar bisa membantu anak autis tumbuh dengan baik.

Penyebab Anak Autis

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , | Leave a comment

Anak Autis

Anak Autis – Gangguan pada saraf otak bisa menyebabkan anak autis, karena anak bisa autis jika perkembangan saraf pada otak mengalami masalah atau pun gangguan. anak autis bisa terjadi juga ketika pada masa kehamilan terinfeksi oleh virus, sehingga janin di dalam kandungan juga bisa mengalami hal yang sama dan akan menyebabkan anak autis. Anak autis akan berbeda dari anak normal lain nya dalam segi komunikasi pada orang lain yang akan lebih terlihat. Tidak melakukan vaksin yang sesuai anjuran dokter pada saat anak anak umur dalam hitungan bulan pun dapat menyebabkan autis, karena untuk melindungi tubuh anak bayi yang daya tahan tubuh nya masih sangat lemah salah satu nya dengan melakukan vaksin.

ciri anak autis

ciri anak autis

Ciri Anak Autis

Anak yang autis bisa diketahui ketika masih berusia 6 bulan atau lebih, karena ciri anak autis akan berbeda beda atau pun ciri anak autis biasa nya akan terlihat pada usia anak yang mulai mendekati satu tahun, karena pada umur tersebut perkembangan anak sedang berjalan. Dan berikut ciri anak autis yang bisa diketahui :

  • Terganggu dengan kontak fisik

Ciri anak autis yang bisa ditunjukan oleh anak anak penderita autis salah satu nya ketika di sentuh, atau pun melakukan kontak fisik. karena pada umum nya anak autis tidak menyukai kontak fisik secara langsung. Sehingga ketika anak di sentuh bisa mengeluarkan reaksi marah, atau pun menangis.

  • Gangguan komunikasi

Anak autis juga lebih sulit untuk melakukan komunikasi yang baik dengan orang terdekat. Karena salah satu ciri anak autis juga bisa bermasalah ketika melakukan komunikasi dengan baik oleh orang lain. Selain itu juga ciri anak autis yang mengalami gangguan komunikasi biasa nya akan sulit untuk di ajak bicara dengan baik, atau pun berkontak mata secara langsung. Karena anak autis akan mengacuhkan nya dengan berlari atau pun tidak memperdulikan orang yang sedang berkomunikasi dengan diri nya.

  • Sulit berempati

Selain gangguan bicara dan akan mengabaikan orang lain yang berbicara, ciri anak autis lain nya juga bisa di lihat dari empati nya. ciri anak autis akan sulit berempati dengan orang lain, atau teman yang memiliki umur yang sama atau pun anak yang berumur di bawah nya. ciri anak autis yang sulit berempati dapat di lihat ketika anak bermain, jika anak autis maka mereka cenderung main sendiri atau pun tidak mau berbagi dengan mainan yang di miliki nya.

  • Melakukan tindakan berulang

Ciri anak autis juga akan suka melakuka setiap hal yang di lakukan nya secara berulang ulang. Sehingga anak yang autis bisa melakukan hal telah di lakukan lebih dari satu kali. Mungkin jika memiliki anak yang suka melakukan hal seperti itu sebaik nya periksakan ke dokter anak untuk mengetahui perkembangan otak pada anak.

  • Lambat berkembang

Ciri anak autis yang bisa di ketahui dengan mudah dengan keterlambatan tumbuh kembang anak. anak anak yang seharus nya telah berjalan di usia satu tahun atau kurang dari satu tahun maka baru bisa berjalan pada usia anak lebih dari waktu yang normal salah satu ciri anak autis. Atau pun ketika perkembangan anak lain pada usia nya telah dapat berbicara dengan baik namun anak belum dapat berbicara maka bisa jadi jika mengalami ciri anak autis.

Penyebab Anak Autis

Penyebab dari anak yang autis ada berbagai macam, dan setiap anak autis memiliki penyebab autis yang berbeda beda. Oleh sebab itu untuk mencegah nya bisa mengetahui beberapa penyebab anak autis, sehingga bisa di lakukan untuk menjaga anak dengan baik agar terhindar dari autis.

  • Genetik
  • Kelahiran dini
  • Makanan
  • Obat obatan
  • Virus

Pengobatan Untuk Anak Autis

Pengobatan anak autis bertujuan untuk membantu proses perkembangan otak lebih baik lagi, karena untuk menyembuhkan nya secara permanen akan sulit untuk di lakukan. Cara pengobatan yang di lakukan untuk anak autis bisa di lakukan di rumah sakit atau pun untuk dengan melakukan terapai autis. Karena anak autis bisa memiliki kecerdasan di bawah rata rata dari anak normal walaupun ada juga anak autis yang cerdas, dan pengobatan di lakukan untuk membantu anak meningkatkan kecerdasan otak.

Selain itu juga pengobatan anak autis juga bisa di lakukan agar mengatasi ciri anak autis, seperti hal nya cara komunikasi yang kurang baik, maka pada pengobatan anak autis akan di lakukan untuk mendorong anak untuk berkomunikasi dengan baik. selain itu juga kemampuan anak autis juga akan di latih pada saat pengobatan anak autis, untuk membantu anak memiliki suatu minta yang akan di lakukan, serta menghasilkan karya.

Untuk meningkatkan minat anak bisa nya di lakukan dari hal yang di sukai anak autis sehingga anak anak akan melakukan nya dengan baik. karena anak autis juga bisa memiliki prestasi atau pun karya jika kemampuan anak autis di latih dengan baik pada saat pengobatan autis. Oleh sebab itu anak autis juga memerlukan pendidikan juga sama hal nya seperti anak normal lain nya.

Anak Autis

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Anak Autis

Ciri ciri anak autis – ciri ciri anak autis . ciri ciri anak autis ini sangat banyak. Biasanya anak autis ini cenderung memilki sifat yang penyendiri, pemalu, dan penakut. Anak autis ini juga memiliki tanda tanda yang dialaminya. Salah satunya adalah jika diajak untuk melakukan suatu komunikasi, biasanya mereka cenderung diam dan tidak mau menjawab. Dan ada juga ciri ciri anak autis . Pada dasarnya, jika Anda memilki atau menemui anak autis, tidak boleh untuk di hindarkan atau dijauhkan. Karena anak autis ini juga termasuk anak yang di anugerahi dari yang maha kuasa. Pengertian anak autis adalah anak yang dalam segi mental, mengalami keterlambatan untuk berkomunikasi, memiliki keterlambatan untuk berpikir, dan memiliki keterlambatan pada pertumbuhan.

 

gg

Ada cara mencegah, agar terhindar dari gangguan kelainan autis ini dan ada juga gejala autis, penyebab autis serta cara menyembuhkan dengan terapi autis. Salah satu cara mencegahanya adalah dengan memakan makanan yang sehat dan bergizi. Makanan yang sehat dan bergizi adalah makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna. Makanan yang menganung empat sehat lima sempurna adalah makanan yang terdiri dari karbohidrat, serat, vitamin, serta protein.

Autisme ini berasal dari kata auto yang memiliki arti ketidaksempurnaan atau ketidaknormalan terhadap anak. Dalam anak autis ini juga memilki karekteristik yang ada pada diri mereka. Selain itu, anak ini juga memilki penyebab dan akibat yang bisa menimbulkan penyakit autis ini datang.

Ciri ciri anak autis  

  • Dalam perkembangan tidak seimbang

Salah satu ciri ciri anak autis adalah perkembangan yang tidak seimbang. Hal ini bisa terjadi karena adanya gangguan pada sistem motorik pada anak Anda. Oleh sebab itu, Anda harus bisa melatih anak Anda dengan baik.

  • Menyukai perbuatan yang mengulang

Salah satu ciri ciri anak autis adalah suka melakukan tindakan yang bersifat pengulangan. Contohnya, mereka suka melakukan tindakan seperti berlompat, dan aktivitas itu dilakukan dengan cara berulang ulang.

  • Mempunyai gangguan pada saat berbicara

Salah satu ciri ciri anak autis adalah memiliki gangguan pada saat melakukan berkomunikasi terhadap orang lain. Biasanya dalam melakukan pembicaraan, anak ini tidak terlalu jelas dalam melakukan pembicaraan.

  • Tidak menyukai bersuara yang keras

Salah satu ciri ciri anak autis adalah tidak menyukai suara yang keras. Maka dari itu, jika Anda sedang melakukan pembicaraan dengan anak autis ini, jangan menggunakan suara yang terlalu keras.

  • Tidak menyukai kontak fisik

Salah satu ciri ciri anak autis ini adalah tidak menyukai kontak fisik. Maksudnya adalah tidak suka atau sulit untuk memahami pendapat orang lain yang sedang melakukan pembicaraan kepadanya.

Cara menjaga agar terhindar dari penyakit autis 

Selain dengan ciri ciri anak autis , ada juga beberapa cara menjaga agar terhindar dari penyakit autis. Dan cara menjaganya adalah :

  • Dapat memakan makanan yang sehat

Salah satu cara mencegahnya adalah dengan memberikan makanan makanan yang sehat dan bergizi. Makanan makanan yang sehat dan bergizi adalah makanan yang di dalamnya mengandung protein, karbohidrat, serat, dan vitamin. Atau makanan ini juga bisa disebut dengan makanan empat sehat lima sempurna. Oleh sebab itu, Anda harus memberikan asupan yang mengandung empat sehat lima sempurna, agar terhindar dari penyakit autis ini, yang pada umumnya penyakit ini, bisa merugikan anak Anda sendiri.

  • Dapat menjaga kesehatan dengan baik

Salah satu cara mencegah terjadinya penyakit autis ini adalah dengan cara menjaga kondisi kesehatan anak dengan baik. Caranya adalah usahakan, jika anak sedang sakit, jangan di bawa atau dirujuk kerumah sakit, karena bisa menimbukan penyakit autis ini datang yang disebabkan karena seringnya mengkonsusmi obat obattan yang di dalam obat obattan tersebut mengandung bahan bahan kimia. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan Anda dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak terjadi pada anak Anda, yang pada umumnya penyakit ini, sangat merugikan anak anak Anda.

  • Dapat tinggal yang memiliki udara bersih

Salah satu cara mencegah terjadinya penyakit anak autis adalah dengan tinggal di daerah yang memiliki udara sejuk dan bersih. Biasanya penyakit ini datang, salah satunya bisa disebabkan karena adanya udara yang tidak bersih dan kotor. Oleh sebab itu, Anda harus tinggal ditempat tempat yang memilki udara sejuk, bersih, terhindar dari polutan, terhindar dari berbagai asap, dan terhindar dari penggunaan obat obattan yang terlarang, dan tidak melakukan perbuatan yang menyimpang agama.

  • Hindarkan makanan yang mengandung bahan kimia

Salah satu cara mencegah terjadinya penyakit anak autis adalah karena terlalu sering memakan makanan yang mengandung bahan kimia di dalamnya. Caranya adalah dengan menghindarkan makanan yang mengandung bahan kimia di dalamnya. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan anak Anda dengan baik dan benar, yang pada umumnya penyakit ini, bisa merugikan anak Anda.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga pola asupan makanan anak Anda dengan baik dan benar, agar terhindar dari gangguan anak autis. Yang pada umumnya gangguan ini sangat merugikan anak Anda. Dan Anda harus ekstra sabar dalam merawat anak yang terkena gangguan autis.

 

 

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Ciri Anak Autis Berdasarkan Usia

Ciri anak autis berdasarkan usia – pada umunya sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang tua untuk mengetahui proses tumbuh kembangnya anak. Maka dari itu ada baiknya bila anda mengenali ciri anak autis berdasarkan usia yang pada umumnya telah terjadi. Sehingga apabila anak anda memiliki gejala autis anda tetep bisa memaksimalkan pertumbuhannya.

Pada jaman dulu, orang menduga bahwa penyebab autis anak oleh cacat genetika. Namun cacat genetika tidak mungkin terjadi dalam skala demikian besar dan dalam waktu yang cukup singkat. Karena itu para peneliti sepakat bahwa ada banyak kemungkinan Penyebab Autis Anak. Penyebab Autis Anak salah satunya adalah karena pengaruh vaksin yang mengandung thimerosal, zat pengawet yang di gunakan dalam berbagai vaksin.

Yang membuat orangtua menolak pemberian imunisasi karena mendapatan informasi bahwa beberapa jenis imunisasi khususnya yang mengandung thimerosal dapat mengakibatkan autisme. Akibatnya, anak autis tidak mendapatkan perlindungan imunisasi untuk terhindar dari penyakit-penyakit yang justru lebih berbahaya, seperti hepatitis B, difteri, tetanus, pertusis, penyakit TBC dan sebagainya. Banyak penelitian membuktikan bahwa autisme tidak berkaitan dengan thimerosal, meskipun beberapa teori, penelitian, dan kesaksisan yang menunjukkan bahwa autisme berhubungan dengan thimerosal.

Ciri anak autis berdasarkan usia

Ciri anak autis berdasarkan usia

Gejala yang terjadi Pada Anak Autis yang berusia dibawah 3 tahun adalah :

  • Akan mengalami emosi yang tidak stabil misalnya saat menangis atau marah tanpa sebab dan jika meraeka marah akan bisa mengamuk dan dapat merusak barang-barang.
  • Pada sebagian kasus, anak penderita autis akan aktif bergerak tetapi gerakannya tidak bertujuan dan dilakukan dengan secara berulang-ulang misalnya saat berputar-putar.
  • Gejala anak autis lainnya ialah mereka yang lebih asik bermain sendiri dan tidak suka bermain dengan anak lain, jika mereka sudah bisa bicara umumnya mereka akan cenderung berbicara sendiri.
  • Pada umumnya seorang anak autis mereka akan sulit berkata-kata dan memahami komunikasi secara verbal. Perbendaharaan kata sedikit dan kadangkala mengucapkan kata-kata yang tidak mempunyai arti dan sulit di mengerti.
  • Jika akan dipeluk seorang anak autis akan menolak.
  • Sang anak autis biasanya ia akan menghindari tatap mata dengan lawan bicara nya ketika sedang diajak berbicara.

Berbagai Macam penyebab Anak autis diantara nya adalah :

  • Setiap perubahan bagi anak autis selalu dirasakan buruk, dan perubahan yang ke arah baik pun tidak pernah dirasakan sebagai surprise sehingga hal tersebut dapat mengakibatkan penyakit autis bagi anak.
  • Memperlihatkan gerakan-gerakan tubuh yang aneh, misalnya selagi duduk, bergerak-gerak ke depan dan ke belakang, berjalan jitjit (mengutamakan ujung telapak kaki)
  • Sebagian kecil anak autisme menunjukkan masalah perilaku yang sangat menyimpang, se perti melukai diri sendiri, baik karena gigitan sendiri atau menggunakan pisau, membentur-benturkan kepala, kadang-kadang ada yang menyerang teman bergaulnya
  • Sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Anak akan bereaksi secara emosional, kadang malah bereaksi kasar meskipun hanya perubahan kecil dari kehidupan rutin, misalnya perubahan warna kursi atau baju, atau naik kendaraan yang tidak bisa sebelumnya.
  • Terpaku (terlalu menyayangi) pada benda-benda mati. Misalnya, apabila mainannya hilang atau rusak maka si anak akan sangat marah, atau memperlihatkan reaksi lain yang tidak setara dengan masalahnya.
  • Namun demikian ada juga anak autisme yang menyenangi (memperhatikan lama-lama peralatan berbunyi keras seperti drum dan senang meraba-raba atau mengelus-elus barang yang permukaannya kasar.

Macam-macam Ciri Anak Autis Berdasarkan Usia diantaranya adalah :

  • Ciri anak autis berdasarkan Usia 0 – 6 bulan. Apabila anak terlalu tenang dan jarang menangis, terlalu sensitif, gerakan tangan dan kaki yang terlalu berlebihan terutama pada saat mandi. Tidak pernah terjadi kontak mata atau senyum yang secara sosial, dan jika digendong atau ditimang mengepal tangan atau menegangkan kaki secara berlebihan.
  • Ciri anak autis berdasarkan Usia 6 – 12 bulan. Jika digendong kaku atau tegang dan tidak berinteraksi atau tidak tertarik pada maianan atau tidak beraksi terhadap suara atau kata. Dan selalu memandang suatu benda atau tangannya sendiri secara lama. Itu akibat terlambatnya perkembangan saraf motorik pada otak yang mungkin terlalu halus atau kasar.
  • Ciri anak autis berdasarkan Usia 2 – 3 tahun. Tidak berminat atau bersosialisasi terhadap anak-anak lain dan kontak mata tidak nyambung dan tidak pernah fokus, juga kaku terhadap orang lain dan masih senang digendong dan malas mengerakan tubuhnya. Biasanya sebelum umur 3 tahun tampak adanya keterlambatan atau gangguan dalam bidang : interaksi sosial, bicara dan berbahasa, cara bermain yang monoton, kurang variatif.
  • Ciri anak autis berdasarkan Usia 4 – 5 tahun. Sukanya anak ini berteriak-teriak dan suka membeo atau menirukan suara orang dan mengeluarkan suara-suara aneh. Dan gampang marah atau emosi apabila keinginan dan kemaunnya terganggu dan tidak dituruti, lebih agresif dan suka menyakiti diri sendiri. Hal tersebut merupakan ciri anaka autis berdasarkan usia.
Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , | Leave a comment

Ciri Anak Autisme

Ciri Anak Autisme – Anak-anak dengan kebutuhan khusus seperti anak autis membutuhkan cara penanganan khusus. Orang tua dan pendidik perlu informasi yang memadai bagaimana mengenal gangguan pada anak-anak sedini mungkin sekaligus bagaimana cara menanganina yang tepat. Setiap orang tua pasti memiliki harapan dan impian bahwa anknya terlahir dengan fisik dan mental yang normal, bahkan memiliki bakat yang melebihi anak lainnya. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab autis.

Ciri Anak Autisme

Ciri Anak Autisme

CIRI ANAK AUTISME

Ciri Anak Autisme merupakan suatu gangguan perkembangan yang menuunjukkan adanya sindrom periilaku yaitu : interaksi sosial dan perkembangan sosial abnormal, tidak mampu mengadakan komunikasi yang normal, minta serta aktivitasnya sangat terbatas, kaku, repetitif, dan tanpa imajinasi.

Beberapa Ciri Anak Autisme perilaku yang nampak pada anak yang mengalami gangguan autisme antara lain :

  1. Dalam bidang penginderaan anak-anak ini menunjukkan respon yang tidak wajar. Ada yang tampak beigut menikmati jatuhnya sinar matahari dari balik jendela, ada yang sibuk memutar-mutar benda bulat di depannya selama berjam-jam.
  2. Anak autis yang biasanya cenderung mengekplorasi lingkungannya melalui indera peraba, pengecapan dan pembauan seperti anak-anak kecil di bawah usianya. Setiap kali memegang benda, anak uatis cenderung mencium baunya terlebih dahulu.
  3. Anak autis menunjukkan kurang sekali kontak mata dengan orang lain yang biasanya disertai dengan perilaku yang tidak wajar lainnya seperti tertarik dengan sinar atau benda gemerlap.
  4. Beberapa anak autis bahkan tidak pernah berbicara walau mereka mengeluarkan suara-suara. Suara-suara yang dikeluarkan oleh anak autis itu tidak jelas dan biasanya berupa teriak-teriakan.
  5. Anak-anak penyandang autisme tidak mampu memahami makna bahasa tubuh atau bahasa non verbal dalam komunukasi.
  6. Ciri Anak Autisme juga kurang memahami emosi orang lain dan dapat dikatkaan dengan kurang peka atau kurang berperasaan.
  7. Suka melambaikan tangan, berjalan berjingkat, goyang-goyang tubuh dengan ekspresi wajah yang aneh, badannya sangat kaku, kadnag badannya berputar-putar tanpa merasa pusing.

INDIKATOR PERILAKU AUTIS

Untuk dapat melakukan deteksi dini pada Ciri Anak Autisme, maka berikut ini secara ringkas diungkapkan mengenai indikator perilaku autistik pada anak-anak yang dapat dipergunakan pada segala usia.

Bahasa/komunikasi ciri anak autis  :

  1. Ekpresi wajah yang datar
  2. Tidak menggunakan bahasa/isyarat tubuh
  3. Jarang memulai komunikasi
  4. Tidak meniru aksi atau suara
  5. Bicara sdikit atau tak ada atau mungkin cukup verbal
  6. Mengulangi atau membeo kata-kata, kalimat-kalimat atau nyanyian
  7. Intonasi/ritme vokal yang aneh
  8. Tampak tidak mengerti arti kata
  9. Mengerti dan menggunakan kata secara terbatas/harafiah

Ciri anak autis berkomunikasi dengan orang lain :

  1. Tidak responsif
  2. Tak ada senyum sosial
  3. Tidak berkomunikasi dengan mata
  4. Kontak mata terbatas
  5. Tampak asyik bila dibiarkan sendiri
  6. Tidak melakukan permainan giliran
  7. Menggunakan tangan orang dewasa sebagai alat

Autisme untuk anak-anak dengan kemampuan yang lebih baik atau merupakan sindrom tersendiri. Gejala dan Ciri Anak Autis dari asperger seringkali mirip dengan autisme. Perbandingannya adalah anak dengan asperger syndrome cenderung lebih mampu berbahasa dibandingkan mereka dengan kondisi autisme.

MENANGANI ANAK AUTIS

Dalam menangani ciri anak autis mengenai masalah perilaku sosial anak yang dinilai dari segi berkomunikasi adalah dengan terapi autis :

  1. Meningkatkan lingkungan yang bisa mendukung proses penanganan ciri anak autis
  2. Membantu menciptakan lingkungan agar masalah kesulitan pada perilaku sosial yang berkurang bisa dilaksanakan dengan cara mengembangkan alat peraga visual untuk membantu mendukung komunikasi terutama di fokuskan pada cara menyampaikan informasi. Metode dari pendidikan yang menyarankan untuk melakukan pengajaran rutinitas pada kegiatan dengan cara membuat jadwal dengan teratur.
  3. Mengembankan keterampilan alternatifnya
  4. Mengembangkan keterampilan alternatif untuk mengurangi perilaku yang tidak disukai. Hal ini juga berlaku untuk anak autis yang mempunyai masalah dalam gangguan verbal atau masalah non verbal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terlihat adanya suatu hubungan antara metode komunikasi verbal dan juga non verbal yang diberikan untuk anak yang menyandang masalah autis.

Pada setiap anak pasti mempunyai sensorik yang sangat berbeda. Pada anak autis mereka biasanya lebih sensitif oleh informasi yang masuk lewat beberapa hal misalnya lewat suara yang keras dan lewat regulasi diri yang kurang. Maka untuk membantu anak mengatasi masalah kebingungan, anak harus merasangan inderanya dengan baik. Di sekolah pada umumnya, anak akan belajar sekitar 5 indera. Indera rasa, bau, suara, penglihatan serta sentuhan. Namun yang paling penting dalam mengajarkan anak autis adalah vestibular, yang bisa membantu mengontrol keseimbangan, dan juga proprioceptif atau juga rasa tubuh seseorang di dalam ruang, dan pada dasarnya ciri anak autis mempunyai perbedaan pada setiap anak, beberapa indera yang teerlalu banyak, yang terlalu sedikit dan mengalami gangguan serta rasa sakit.

Ciri Anak Autisme

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Anak Autis Pada Bayi

Ciri Anak Autis Pada Bayi – Ciri anak autis dapat dialami sejak bayi. Gangguan perkembangan pad amasa bayi dan asa kanak-kanak yang segera kelihatan sesudah kelahiran. Ciri-ciri anak autis adalah tiak responsif terhadap orang-orang lain, gangguan keterampulan verbak dan non verbal, serta aktivitas dan minat-minta sangat terbatas. Namun anak autis tidak pernah mengembangkan konsep kerja pikirannya sendiri ataupun orang lain. Mereka cenderung menganggap orang lain sebagai makhluk asing yang tidak bisa dipahami. Meskipun perkembangan perilaku autisme pada bayi dan anak-anak sudah dideksripsikan dengan cukup jelas, sampai sekarang belum ada kelemahan struktur neurologis atau perubahan genetis yang telah dikaitkan dengan kelainan tersebut dan diduga menjadi penyebab autis.

Ciri Anak Autis Pada Bayi

Ciri Anak Autis Pada Bayi

ANAK AUTISME

Proses tumbuh kembang bayi dalam perjalannya dapat mengalami gangguan. Gangguan tersebut dapat berupa gangguan perkembangan atau keterlambatan perkembangan. Gangguan perkembangan ini dapat bersifat fisik maupun psikis. Gangguan perkembangan yang bersifat fisik biasanya lebih mudah dideteksi dibandingkan dengan gangguan perkembangan yang bersifat psikis.

Dalam perjalanan perkembangan anak, seorang anak dapat mengalami gangguan perkembangan yang disebut Pervasive Developmental Discorder (PDD) atau gangguan perkembangan persavif (GPP). GPP adalah suatu gangguan perkembangan pada anak terutama ketika terdapat tiga bidang perkembangan yang terganggu yaitu komunikasi, interaksi sosial dan perilaku.

a. Bahaya fisik selama masa bayi

Bahaya fisik yang umumnya terjadi pada masa bayi adalah kematian yang diakibatkan karena penyakit kronis, kecelakaan, kurangnya gizi dan SIDS. SIDS adalah kematian bayi yang terlihat sehat secara mendadak dan tidak dapat dijelaskan.

b. Bahaya fisiologis selama masa bayi

Pada masa bayi, apalagi pada tahun pertama, beberapa kebiasaan fisiologis seperti kebiasaan makan, kebiasaan tidur, dan kebiasaan pembuangan dapat menimbulkan beberapa gangguan yang bersifat fisiologis yang akan terbawa sampai usia kanak-kanak seperti gangguan makan, gangguan tidur dan gangguan dalam pembuangan kotoran.

c. Bahaya psikologis selama masa bayi

Bahaya psikologis seperit keterlambatan berbicara dasar-dasarnya juga terletak pada masa bayi. Orangtua dituntut untuk dapat memberikan stimulasi dan pembelajaran yang tepat untuk di kecil.

CIRI ANAK AUTIS

Ada 9 Ciri Anak Autis Pada Bayi yang menimbulkan risiko timbulnya autisme pada anak maupun bayi, di antaranya adalah :

1. Tidak mau tersenyum bila diajak tersenyum
2. Tidak bereaksi bila namanya dipanggil
3. Temperamen yang pasif pada umur enam bulan, diikuti dengan iritabilitas yang tinggi
4. Kecenderungan sangat terpukau pada benda tertentu
5. Interaksi sosial yang kurang
6. Ekpresi muka yang kurang hidup pada saat mendekati umur 12 bulan
7. Pada umur satu tahun anak-anak ini mulai menunjukkan gangguan komunikasi dan berbahasa
8. Bahasa tubuhnya kurang
9. Pengeritan bahasa reseptif maupun ekspresifnya rendah

Ciri anak autis pada bayi yang biasanya umum terjadi adalah bayi enggan dan juga lebih cenderung menghindari tatapan mata si ibu. Dan biasanya seringkali seorang bayi akan mengalami pertumbuhan yang sama seperti anak yang lain, namun pada akhirnya akan berhenti di usia 12-24 bulan, dan kemudian baru menunjukkan ciri anak autis pada bayi misalnya adalah telat dalam berbicara, dan bahkan untuk kasus yang parah mereka tidak bisa sama sekali untuk berbicara. Ini bukan diakibatkan karena pendengarannya mengalami gangguan, atau mengalami masalah cacat wicara, namun disebabkan karena keterampilan dalam berlomunikasi mereka yang mengalami gangguan. Pada akhirnya akan membuat saat mereka bernicara, seringkali suara yang mereka keluarkan tidak baik digunakan dalam berkomunikasi. Anak autis biasanya akan menggunakan bahasa yang aneh dan dia akan berulang kali mengucapkannya. Saat sedang bermain, anak autis biasanya seringkali kurang variatif, kurang imajinatif, dan kurang untuk bisa meniru.

Pada sebagian besar anak yang mengalami autis, biasanya mereka mempunyai masalah sensorik yang akan mengakibatkan mereka menjadi lebih sensitif pada rangsangan dari luar. Mereka biasanya akan kurang menyukai pada suara-suara yang berisik dan ramai, tidak suka untuk disentuh dan dipeluk, dan biasanya lebih suka menaruk diri. Bisasanya perkembangan pada motorik kasar dan juga halus akan mengalami gangguan. Dan jika dalam perkembangan balita menunjukkan beberapa gejala autis maka sebaiknya segera lakukan konsultasi langsung dengan dokter atau juga dengan psikolog yang bisa membantu untuk memahami gangguan yang terjadi tadi. Penanganan yang dilakukan dengan tepat sejak usia dini dan intensif yang akan membantu membuat balita bisa berkembang baik dengan lebih optimal.

Jika Anda mencurigai bahwa anak Anda mengalami autis, maka Anda bisa melakukan observasi yang dilakukan misalnya adaolah ada ada kontak mata antara anak dan lawan bicaranya. Apakah mereka melakukan perilaku yang dilakukan secara berulang misalnya adalah dengan mengelilingi meja dengan terus menerus. Dan apakah ada suatu gejala echotalila yakni bicara dengan tidak jelas dan melakukannya dengan cara berulang-ulang. Jika sudah melakukan observasi, maka barulah ditentukan pemeriksaan dengan lebih lanjut dengan terapi autis yang berbeda-beda untuk masing-masing anak.

Ciri Anak Autis Pada Bayi

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini

Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini – Autis sendiri merupakan kondisi di mana anak tidak berhasil membangun kontak dengan dunia luar dan salah satu cirinya memang tidak menoleh saat dipanggil. Namun tentu saja satu ciri tersebut terlalu sedikit dan dini untuk membuat penilaian. Menghadapi hal seperti ini yang diperlukan adalah kewaspadaan. Apa yang sudah ibu lakukan dengan mengamati perilaku anak sudah baik. pantau terus perkembangan anak dari hari ke hari dan seger konsultasikan hal-hal yang ditemui bila dirasa perlu.

Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini

Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini

AUTIS PADA ANAK

Anak autis yang berusia 3-5 tahun memang banyak anak yang sangat aktif dan perhatiannya mudah beralih tapi sebetulnya tidak bisa disebut hiperaktif. Beberapa ciri anak yang hiperaktif antara lain, tidak dapat berkonsentrasi pada aktivitas apapun lebih dari 2 menit, gerakan tubuh biasanya sama dan berulang-ulang, mudah bereaksi terhadap segala sesuatu dan tidak memikirkan akibatnya, mudah terganggu oleh rangsangan baik yang dilihat atau didengar, mengalami kesulitan mengikuti perintah sederhana, mudah jatuh karena tersandung/menabrak benda-benda disekelilingnya/membentur tembok, mudah frustasi.

Selain Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini tersebut, ada beberapa Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini yang sangat membedakan dengan anak yang aktif, yakni perkembangan bahasa, kognitif dan motorik yang lambat. Setiap anak di dunia ini memang tidak ada yang terlahir sama, baik fisik, emosi maupun perilaku.

Anak hiperaktif atau hiperaktifvitas (gangguan pemusatan perhatian). Masalah ini memang kerap sekali kita jumpai di masyarakat, dimana anak selalu menunjukkan sifat tidak memiliki kemampuan dalam memusatkan perhatian dalam berkonsentrasi lebih dari beberapa menit dan perhatian tentunya sangat mudah teralihkan.

CIRI ANAK AUTIS

Sebagai contoh, anak sewaktu kita ajak bicara tidak menunjukkan konsentrasi dalam pembicaran dan anak akan selalu berpindah untuk mengalihkan atau melakukan kegiatan aktivitas lainnya. Seandainya dijumpai sifat demikian, upaya yang dapat dilakukan oleh keluarga dengan cara berkonsultasi kepada dokter atau perawat ahli tumbuh kembang yang tentunya sejak dini anak perlu dilatih dalam upaya berkonsentrasi.

Kemudian anak autis ini juga dapat terjadi paDa anak remaja, dengan gejala sebagai berikut, gelisah, sulit ikut serta dalam kegiatan yang membutuhkan ketenangan, impulsive artinya tidak sabar dan sulit menangguhkan jawaban sebelum pertanyaan selesai, sulit menunggu giliran atau antrian serta sering menyela atau menerobos orang lain, kalau terjadi sifat demikian maka perlu dicurigai seseorang atau anak remaja terdapat masalah pada autisme atau hiperaktif.

Austime. Pada masalah ini akhir-akhir ini sering menjadi bahan diskusi dikalangan para ahli yang kompeten dalam masalah anak. Sebenarnya pada autisme itu? Perlu kita ketahui, autisme itu masuk dalam masalah pertumbuhan dan perkembangan, karena terdapat beberapa hal yang membedakan anak autisme dan anak tidak autisme.

Dengan Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini, seperti anak seringkali menghindari kontak fisik, tidak mau menatap mata dengan orang lain. Jika hal demikian kita jumpai pada anak, kita harus mencurigainya bahwa ada gejala autisme. Pada anak autisme sering terjadi berbagai gangguan, seperti gangguan perilaku yang dapat ditunjukkan, adanya gerakan aneh yang diulang-ulang, seperti menggoyangkan badan ke depan dan belakang, memasukkan tangan ke dalam mulut yang berulang-ulang serta bertepuk tangan dan mencederai diri.

Kemudian terjadi gangguan interaksi sosial yang dapat ditunjukkan seperti anak sering tidak reaksi bila dipanggil, sering menyendiri, sangat tidak tertarik untuk bergaul, gangguan komunikasi yang dapat terjadi sekitar pada kasus 40-50% gangguan kognitif sekitar 75-80% dan mengalami gangguan respon terhadap perangsangan indera yang sangat kurang.

TERAPI AUTIS

Untuk itu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan sabar memberikan pendidikan khusus pada anak, serta melatih agar anak dapat berperilaku minimial seperti anak yang sehat dan sangat kita anjurkan untuk berkonsultasi pada dokter atau perawat ahli tumbuh kembang.

Yang paling penting dilakukan saat sedang melakukan deteksi ciri anak autis dan melakukan diagnosia dini pada ciri anak autis adalah sehingga anak yang mengalami diagnosa tadi segera dengan langsung menjalani terapi. Berbagai terapi  autis sudah terbukti bisa membantu untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Penanganan pada kasus ciri anak autis sudah banyak tersedi di Indonesia antara lain adalah terapi :

  1. Terapi perilaku
  2. Terapi wicara
  3. Terapi komunikasi
  4. Terapi okupasi
  5. Teerapi sensori integrasi
  6. Terapi pendidikan khusus

Dan biasanya pada beberapa dokter, mereka akan melakukan penatalaksanaan dengan melakukan penanganan biomedis serta diet yang khusus. Penanganan lainnya dilakukan misalnya adalah integrasi auditori, oxygen hiperbarik, pemberian jenis suplemen tertentu, tekni terapi dengan lumba-lumba.

Pada awalnya terapi anak autis memang membutuhkan biaya yang tinggi karena harus dilakukan dengan lebih intensif, satu terapis satu murid. Dan sebagian anak masih bisa masuk sekolah biasa, sebagian masuk sekolah inklusi atau sekolah umum yang menyediakan dan menerima anak berkebutuhan khusus, namun ada juga pada sebagian anak yang masih harus bersekolah disekolah yang khusus.

Ciri-Ciri Anak Autis Sejak Dini

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Autis Pada Anak

Autis pada anak adalah gangguan perkembangan yang mencakup bidang komunikasi, interaksi, dan perilaku yang terjadi pada awal masa kanak-kanak. Istilah autis menggambarkan keadaan yang cenderung dikuasai oleh pikiran atau perilaku yang terpusat pada diri sendiri. Gejala ini didapat pada masa anak-anak berupa perilaku yang suka menyendiri (menikmati bermain seorang diri), keterlambatan perkembangan bahasa, menghafalkan sesuatu tanoa berpikir, cemas dan takut akan perubahan, kontak mata dan hubungan dengan orang lain buruk serta lebih menyukai gambar atau benda mati.

Autis Pada Anak

Autis Pada Anak

AUTIS PADA ANAK

Autis pada anak berdasarkan waktu munculnya gangguan dibagi menjadi 2 yaitu (1) autis yang terjadi sejak bayi, bisa terdeteksi sekitar usia 6 bulan(2) autis regresif, biasanya untuk anak usia 1,5 -2 tahun, ditandai dengan kemunduran kembali(regresi). Kemampuan yang diperoleh menjadi hilang. Kontak mata yang tadinya sudah bagus menjadi lenyap. Jika awalnya sudah mulai bisa mengucapkan beberapa kata, hilang kemampuan  bicaranya.

Penyebab autis pada anak adalah gangguan perkembangan dan fungsi susunan saraf pusat yang menyebabkan gangguan fungsi otak, terutama pada fungsi mengendalikan pikiran, pemahaman dan komunikasi dengan orang lain. Gangguan pertumbuhan sel otak ini terjadi pada saat kehamilan 3 bulan pertama. Kira-kira 60% anak autis mempunyai IQ dibawah 50, sedangkan sebanyak 20%-nya antar 50-70 dan hanya 20% yang mempunyai IQ lebih dari 70.

Ciri Anak autis tidak mempunyai banyak masalah medis yang perlu dipertimbangkan (kecuali pednerita autis yang mengalami penyakit epilepsi), namun pada umumnya tetap mengalami penderitaan penyakit gigi dan mulut yang lebih beat, karena kondisinya yang tidak normal. Kesulitan dokter gigi dalam menghadapi penderita autis adalah sulit berkomunikasi dan berperilaku agresif.. Penanganan anak autis lebih mudah dengan bantuan tenaga kesehatan lain, orang tua, serta pembimbingnya.

Ciri Anak autis umumnya mempunyai suatu kebiasaan yang teratur dan rutin dan biasanya lebih menyukai makanan yang lunak dan manis-manis. Karena koordimasi gerakan lidah tidak teratur, sering makanannya ditahan, diemut dan tidak langsung di telan. Kebiasaan ini ditambah dengan konsumsi makanan yang manis-manis menyebabkan peningkatan kerusakan pada gigi menjadi gigi berlubang.

MAKANAN UNTUK ANAK AUTIS

Anak autis harus terhindar dari bahan makanan yang mengandung gluten, kasein, dan zat tambahan makanan (food additives) seperti MSG, pewarna makanan, dan gula sintetis aspartame.  Gluten adalah protein dari tepung terigu dan hasilnya seperti seral gandum, barlei, oats, dan masakan yang dibuat dari tepung terigu seperti mie, roti, cake, kue-kue kering dan lain-lain. Sebagai bahan makanan penggangi, dapat memanfaatkan makanan tradisional. Makanan berbahan tepung beras, tepung  jagung, tepung maizena, tepung tapioca dapat menjadi alternative. Kasein adalah protein dari susu, yang berasal dari hewan dan hasil olahannya seperti keju, susu asam mentega dan lain-lain yang tebuat dari susu.

CIRI ANAK AUTIS RINGAN

Dibawah ini beberapa ciri anak autis yang ringan adalah :

  1. Tidak sangat perseptif, biasanya mereka tidak bisa memahami perasaan yang orang lain rasakan dan harus dibuat sadar maka mereka harus diberi tahu terlebih dahulu.
  2. Lebih cenderung menghindari kontak mata dengan orang lain lawan bicaranya
  3. Tidak mengenali orang lain memiliki pikiran, motivasi, keinginan, atau niat yang seperti mereka sendiri. Mereka juga biasanya lebih cenderung bingung dan merasa tidak yakin dengan apa yang mereka rasakan sendiri
  4. Menghindari dari terjadinya situasi sosial karena hal ini malah akan menimbulkan ketidaknyamanan pada mereka.
  5. Ingin sendirian dan menarik diri
  6. Tidak bisa bersosialisasi sehingga mempunyai teman lebih sedikit.
  7. Hanya ingin mengikuti suatu rutinitas tertentu, dan biasanya mereka tidak ingin atau tidak rela menyimpang dari rutinitas yang mereka lakukan dalam keadaan apapun.
  8. Mereka akan terobsesi dengan hal yang kecil atau hal yang sepeele
  9. Sulit untuk bisa menginterpretasikan dari gerakan halus yang dilakukan, misalnya adalah perubahan pada ekspresi wajah, dll, dan juga orang lain.

Cara yang dilakukan untuk bisa menemukan dan bisa mengembangkan potensi dari ciri anak autis adalah :

  1. Berusaha  untuk lebih bisa memahami masalah autisme sehingga kita bisa melakukan deteksi dini dari gejala autis serta bisa memberikan suatu kesempatan untuk mereka agar bisa berkembang dengan lebih optimal dan bisa mendapatkan kehidupan yang lebih berkualitas lagi.
  2. Bersikap lebih toleran papda anak autis dan tidak melecehkan anak penderita autis.
  3. Terapi autis dilakukan dengan bersikap lebih empati kepada orang tua yang menderita penyakit autis anak dan mengerti akan kesulitan yang sedang mereka hadapi.

Tahukah Anda bahwa anak yang menderita autis biasanya lebih banyak terjadi pada anak laki-laki? Jumlah perbandingan antara anak laki-laki dan anak wanita adalah perbandingannya 4:1. Dan hal ini masih tidak diketahui penyebab autis yang dialaminya.

Autis Pada Anak

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Anak Autis

Gejala Anak Autis – Autisme adalah suatu keadaan dimana seorang anak berbuat semaunya sendiri baik cara berfikir maupun berperilaku. Keadaan ini mulai terjadi sejak usia masih muda, biasanya seitar usia 2-3 tahun. Autisme bisa mengenai siapa saja, baik yang sosio-ekonomi mapan maupun kurang, anak atau dewasa dan semua etnis.

Gejala Anak Autis

Gejala Anak Autis

GEJALA ANAK AUTIS

Autisme ditandai oleh Gejala Anak Autis, antara lain :

  • Tidak peduli dengan lingkungan sosialnya
  • Tidak bisa bereaksi normal dalam pergaulan sosialnya
  • Perkembangan bicara dan bahasa tidak normal (penyakit kalinan mental pada anak =autistic-children)
  • Reaksi/pengamatan terhadap lingkungan terbatas atau berulang-ulang dan tidak padan.

Gejala Anak Autis ini bervariasi beratnya pada setiap kasus tergantung pada umur, inteligensia, pengaruh pengobatan dan beberapa kebiasaan pribadi lainnya. Anak Autis merupakan salah satu keadaan yang dialami oleh anak dimana ia bisanya mengalami kendala dalam hal pertumbuhannya dan perkembangan mereka. Perkembangan yang dimaksud disini bukanlah secara fisik saja, namun lebih dinilai pada cara mereka untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain. Hal in menyebabkan anak yang menderita gejala anak autis akan membuat orang tuanya menjadi cemas dan khawatir serta berusaha untuk bisa mencari apa sebenarnya penyebab autis dan apakah autis tersebut. Biasanya ciri anak autis adalah mereka lebih cenderung untuk menarik diri dan lebih banyak menyendiri, tidak bisa berkomukasi dengan baik kepada orang lain bahkan dengan orang tuanya sekalipun. Mereka juga lebih sibuk dengan dunia mereka sendiri dan lebih tidak peduli dengan orang lain.

CIRI ANAK AUTIS

Ciri anak autis :

Perilaku
Ciri anak autis mempunyai gejala yang dinilai dari segi perilaku adalah sikap dan bagaimana perilaku mereka sehari-hari, gejala umum anak autis adalah :

  1. Melakukan gerakan tertentu dengan berulang dan pada akhirnya menjadi suatu kebiasaan.
  2. Pendiam, namun juga ada anak autis yang le bih hiperaktif. Kadang mereka tertawa, menangis atau juga marah namun penyebabnya tidak di ketahui.
  3. Tidak bisa fokus dengan sesuatu, baik pada benda atau juga pada suatu perkataan orang lain. Dan hal ini pada akhirnya akan menyebabkan mereka menjadi susah untuk menangkap arti atau makna dari suatu hal.
  4. Jika mereka sedang bermain, biasanya mereka akan melakukan permainan dengan cara yang sama. Bahkan banyak para ahli yang menilai bahwa anak autis kurang mempunyai tingkatan kreativitas dan kurang bisa menggunakan daya imajinasi yang mereka miliki.

Interaksi atau bersosialisasi
Ciri anak autis dinilai dari segi sosialisasi adalah agak susah untuk bisa bergaul dengan orang lain, bahkan dengan anak-anak yang usianya sebaya dengan mereka. Anak yang menderita masalah autisme biasnaya tidak sadar dan juga tidak bisa merasakan akan perasaan yang orang lain rasakan, hal inilah yang pada akhirnya bisa mengakibatkan mereka tidak bisa bergaul dengan baik. Selain itu, rendahnya sosialisasi ini diakibatkan karena perilaku mereka yang sudah dijelaskan diatas, sehingga anak-anak seusianya menjauh. Anak autis biasanya lebih senang untuk bermain sendiri dan juga tidak melibatkan orang lain di dalam dunia mereka.

Komunikasi
Ciri anak autis adalah susah atau mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Hal ini baisanya terjadi sejak dini. Balita yang menunjukkan gejala autis pada umumnya tidak bisa berbicara sewajarnya seperti usia mereka. Disaat mereka sudah mulai besar dan bisa menggunakan hasa verbal, perkataan mereka yang sering tidak bisa mengerti kadang juga berbicara sendiri dan tidak bisa berkomukasi dengan orang lain.

TERAPI AUTIS

Melatih interaksi sosial anak autis adalah dengan bermain dan juga berenang. Dan paling sering mereka ciri anak autis bisa diajak berenang dengan lumba-lumba. Hal ini dilakukan karena terapi autis dengan menggunakan lumba-lumba diyakini bisa membantu anak autis dalam menggerakkan syaraf-syaraf sensorik mereka. Latihan terapi autis juga perlu untuk dilakukan dalam mengatasi anak autis misalnya adalah :

  1. Berlatih berhitung dari 1-10 dengan baik. Baik dilakukan tanpa irama saat kita mengajarkan menghitung. Tujuan dari cara ini dilakukan adalah agar anak autis bisa mengenali angka dan juga bentuk dengan lebih cepat.
  2. Mengenalkan warna kepada mereka
  3. Ajaklah anak penderita autis untuk bisa menceritakan suatu kisah yang sederhana agar mereka mau berbicara
  4. Bisa membedakan setiap angka, misalnya adalah dengan membedakan angka 2 dan angka 3
  5. Bisa mengenali sombol dan juga objek gambar
  6. Bisa membedakan posisi serta letak misalnya adalah kanan dan kiri, atau atas dan bawah
  7.  Melatih kontak mata dan juga kemampuan mereka dalam mendengarkan
  8. Menanyakan nama dan juga mengajari anak autis untuk bisa menerima suatu perintah. Tujuan ini dilakukan agar mereka bisa mengenali suara.
  9. Mengajari bagaimana cara mengekspresikan diri
  10. Ajari anak agar lebih mandri sseperti makan, ke kamar mandi, menggosok gigi, mandi, dan juga buang air.

Gejala Anak Autis

Posted in Ciri Anak Autis | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment