Ciri Anak Autis Pada Bayi

Ciri Anak Autis Pada Bayi – Ciri anak autis dapat dialami sejak bayi. Gangguan perkembangan pad amasa bayi dan asa kanak-kanak yang segera kelihatan sesudah kelahiran. Ciri-ciri anak autis adalah tiak responsif terhadap orang-orang lain, gangguan keterampulan verbak dan non verbal, serta aktivitas dan minat-minta sangat terbatas. Namun anak autis tidak pernah mengembangkan konsep kerja pikirannya sendiri ataupun orang lain. Mereka cenderung menganggap orang lain sebagai makhluk asing yang tidak bisa dipahami. Meskipun perkembangan perilaku autisme pada bayi dan anak-anak sudah dideksripsikan dengan cukup jelas, sampai sekarang belum ada kelemahan struktur neurologis atau perubahan genetis yang telah dikaitkan dengan kelainan tersebut dan diduga menjadi penyebab autis.

Ciri Anak Autis Pada Bayi

Ciri Anak Autis Pada Bayi

ANAK AUTISME

Proses tumbuh kembang bayi dalam perjalannya dapat mengalami gangguan. Gangguan tersebut dapat berupa gangguan perkembangan atau keterlambatan perkembangan. Gangguan perkembangan ini dapat bersifat fisik maupun psikis. Gangguan perkembangan yang bersifat fisik biasanya lebih mudah dideteksi dibandingkan dengan gangguan perkembangan yang bersifat psikis.

Dalam perjalanan perkembangan anak, seorang anak dapat mengalami gangguan perkembangan yang disebut Pervasive Developmental Discorder (PDD) atau gangguan perkembangan persavif (GPP). GPP adalah suatu gangguan perkembangan pada anak terutama ketika terdapat tiga bidang perkembangan yang terganggu yaitu komunikasi, interaksi sosial dan perilaku.

a. Bahaya fisik selama masa bayi

Bahaya fisik yang umumnya terjadi pada masa bayi adalah kematian yang diakibatkan karena penyakit kronis, kecelakaan, kurangnya gizi dan SIDS. SIDS adalah kematian bayi yang terlihat sehat secara mendadak dan tidak dapat dijelaskan.

b. Bahaya fisiologis selama masa bayi

Pada masa bayi, apalagi pada tahun pertama, beberapa kebiasaan fisiologis seperti kebiasaan makan, kebiasaan tidur, dan kebiasaan pembuangan dapat menimbulkan beberapa gangguan yang bersifat fisiologis yang akan terbawa sampai usia kanak-kanak seperti gangguan makan, gangguan tidur dan gangguan dalam pembuangan kotoran.

c. Bahaya psikologis selama masa bayi

Bahaya psikologis seperit keterlambatan berbicara dasar-dasarnya juga terletak pada masa bayi. Orangtua dituntut untuk dapat memberikan stimulasi dan pembelajaran yang tepat untuk di kecil.

CIRI ANAK AUTIS

Ada 9 Ciri Anak Autis Pada Bayi yang menimbulkan risiko timbulnya autisme pada anak maupun bayi, di antaranya adalah :

1. Tidak mau tersenyum bila diajak tersenyum
2. Tidak bereaksi bila namanya dipanggil
3. Temperamen yang pasif pada umur enam bulan, diikuti dengan iritabilitas yang tinggi
4. Kecenderungan sangat terpukau pada benda tertentu
5. Interaksi sosial yang kurang
6. Ekpresi muka yang kurang hidup pada saat mendekati umur 12 bulan
7. Pada umur satu tahun anak-anak ini mulai menunjukkan gangguan komunikasi dan berbahasa
8. Bahasa tubuhnya kurang
9. Pengeritan bahasa reseptif maupun ekspresifnya rendah

Ciri anak autis pada bayi yang biasanya umum terjadi adalah bayi enggan dan juga lebih cenderung menghindari tatapan mata si ibu. Dan biasanya seringkali seorang bayi akan mengalami pertumbuhan yang sama seperti anak yang lain, namun pada akhirnya akan berhenti di usia 12-24 bulan, dan kemudian baru menunjukkan ciri anak autis pada bayi misalnya adalah telat dalam berbicara, dan bahkan untuk kasus yang parah mereka tidak bisa sama sekali untuk berbicara. Ini bukan diakibatkan karena pendengarannya mengalami gangguan, atau mengalami masalah cacat wicara, namun disebabkan karena keterampilan dalam berlomunikasi mereka yang mengalami gangguan. Pada akhirnya akan membuat saat mereka bernicara, seringkali suara yang mereka keluarkan tidak baik digunakan dalam berkomunikasi. Anak autis biasanya akan menggunakan bahasa yang aneh dan dia akan berulang kali mengucapkannya. Saat sedang bermain, anak autis biasanya seringkali kurang variatif, kurang imajinatif, dan kurang untuk bisa meniru.

Pada sebagian besar anak yang mengalami autis, biasanya mereka mempunyai masalah sensorik yang akan mengakibatkan mereka menjadi lebih sensitif pada rangsangan dari luar. Mereka biasanya akan kurang menyukai pada suara-suara yang berisik dan ramai, tidak suka untuk disentuh dan dipeluk, dan biasanya lebih suka menaruk diri. Bisasanya perkembangan pada motorik kasar dan juga halus akan mengalami gangguan. Dan jika dalam perkembangan balita menunjukkan beberapa gejala autis maka sebaiknya segera lakukan konsultasi langsung dengan dokter atau juga dengan psikolog yang bisa membantu untuk memahami gangguan yang terjadi tadi. Penanganan yang dilakukan dengan tepat sejak usia dini dan intensif yang akan membantu membuat balita bisa berkembang baik dengan lebih optimal.

Jika Anda mencurigai bahwa anak Anda mengalami autis, maka Anda bisa melakukan observasi yang dilakukan misalnya adaolah ada ada kontak mata antara anak dan lawan bicaranya. Apakah mereka melakukan perilaku yang dilakukan secara berulang misalnya adalah dengan mengelilingi meja dengan terus menerus. Dan apakah ada suatu gejala echotalila yakni bicara dengan tidak jelas dan melakukannya dengan cara berulang-ulang. Jika sudah melakukan observasi, maka barulah ditentukan pemeriksaan dengan lebih lanjut dengan terapi autis yang berbeda-beda untuk masing-masing anak.

Ciri Anak Autis Pada Bayi


=====================================

>>> VitaBrain Suplemen Vitamin Otak, Bagus Untuk Perkembangan Anak Autis, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Ciri Anak Autis and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>